AKSES KONTROL LABORATORIUM BERBASIS INTERNET OF THINGS
Keywords:
sensor, wifi, NodeMCU, Node-RED,databaseAbstract
Pandemi yang saat ini sedang melanda Indonesia membuat banyak berbagai macam aspek kegiatan menjadi tertunda, salah satunya adalah kegiatan praktik di Politeknik ATMI Surakarta. Banyaknya pengguna laboratorium juga akan berdampak buruk untuk kesehatan di masa pandemi ini, karena adanya virus corona yang mengharuskan untuk menjaga jarak. Akses Kontrol Laboratorium berbasis IoT ini diciptakan untuk mengatur pengguna laboratorium di kampus, dengan cara mendeteksi kartu pengguna yang terdaftar pada database kemudian suhu tubuh pengguna akan diukur menggunakan sensor MLX90614, jika suhu pengguna sesuai dengan range yaitu 35°C-37°C maka pintu akan terbuka. Tidak terdaftarnya ID pada database/suhu tidak sesuai maka pengguna tidak dapat masuk laboratorium dan harus mendaftar. Pendaftaran tersebut dilakukan dengan menginputkan durasi, keperluan pada halaman pendaftaran di display LCD. Data yang telah diisi kemudian dikirim ke NodeMCU. NodeMCU yang terkoneksi dengan wifi akan mengirim data tersebut ke database. Data pendaftar dapat dilihat pengampu laboratorium di tab Registration List pada UI Node-RED, apabila pengampu menyetujuinya, maka pendaftar mendapat akses dan notifikasi berupa email.Ketika pengguna akan keluar hanya perlu mendekatkan tangan pada sensor HC-SR04 dan pintu akan terbuka dari dalam. Akses Kontrol Berbasis IoT dapat meningkatkan keamanan laboratorium, membatasi para pengguna laboratorium dan dapat mengecek suhu pengguna.
