PENGARUH JARAK ANTARA TRANSFERING SOSIS DENGAN PLASTIC BAG PADA UNIT PENGEMAS SOSIS PERANCANGAN MESIN PEMOTONG DAN PENGEMAS SOSIS
Keywords:
sosis, plastik, transferingAbstract
Pada mesin pengemas sosis terdapat mekanisme yang mengharuskan sosis masuk ke dalam plastik dengan posisi yang sesuai. Jarak antara plastic bag dan transfering sosis merupakan salah satu faktor pendukung agar sosis dapat masuk ke dalam plastik secara rapi. Mekanisme ini dibuat dengan melakukan beberapa kali percobaan, sehingga mampu menghasilkan mekanisme yang sesuai dengan kebutuhan di mesin pengemas sosis. Hanya memerlukan sebuah lintasan jatuhnya sosis, agar masuknya sosis ke dalam plastik tidak berubah posisi. Jika jarak diantara plastic bag dan transfering sosis terlalu jauh, maka dapat mengakibatkan perubahan posisi sosis menjadi tidak sesuai dengan yang diinginkan. Jatuhnya sosis harus secara vertikal dari tempat penampungan sosis yaitu hopper. Dalam hopper, sosis diposisikan secara horizontal. Setelah itu, perubahan posisi sosis diubah pada sistem transfering. Hanya memerlukan jalur yang sesuai dan gaya gravitasi untuk membuat sosis dapat jatuh sesuai dengan tempatnya. Posisi plastik juga harus dimiringkan sebesar 1–2 derajat agar sosis mampu disusun dengan rapi. Jika plastik tidak dimiringkan seperti itu, maka sosis akan sulit untuk rapi secara otomatis. Dengan adanya sistem seperti ini maka operator tidak harus mengatur posisi sosis agar masuk dengan dengan rapi, karena sudah terdapat sistem yang membuat sosis menjadi rapi dengan sendirinya
