PENGEMBANGAN ERETAN DAN ALAT BANTU CEKAM UNIVERSAL CUTTING TOOL GRINDER UNTUK PENGASAHAN FACE ENDMILL CUTTER BERMATA POTONG 2 DAN 4

Authors

  • Arrif Setiawan Wibisono
  • Jeindra Crystagani Saputro

Keywords:

cutting tool grinding, depth of cut, grinding machine, cutting tool

Abstract

Politeknik ATMI memiliki berbagai mesin cutting tool grinding untuk menjamin ketersediaan alat potong dengan keriteria baik, salah satunya adalah ”Prototype Universal Cutting Tool Grinder” yang dibuat pada tahun 2018 untuk mendukung pengadaan alat potong yang tajam dan layak pakai. Namun mesin ini tidak dapat beroperasi dengan baik dikarenakan eretan depth of cut (DOC) bergerak mundur sejauh 0.1mm/10 detik ketika mesin sedang melakukan pengasahan. Kontruksi mesin ini dianggap kurang sesuai untuk penggunaan jangka panjang, karena sistem ulir pada kontruksi saat ini membuat eretan bergerak mundur ketika
melakukan proses pengasahan. Mesin ini juga belum dilengkapi dengan alat pencekam khusus. Perubahan pada sistem eretan perlu dilakukan, eretan yang sebelumnya satu frame dengan motor dirubah menjadi satu frame dengan alat pencekam sehingga membuat sistem eretan tidak bergerak mundur ketika proses penyayatan, sekaligus memperbarui kontruksi mesin untuk dapat digunakan dalam jangka panjang. Modifikasi sistem eretan dilakukan dengan menambahkan anti backlash untuk menanggulangi terjadinya kekocakan pada sistem eretan, serta membuat alat bantu cekam khusus untuk mengasah face endmill 2 dan 4 mata potong. Cara ini terbukti berhasil mengatasi mundurnya eretan depth of cut saat di lakukan proses pengasahan, anti backlash yang ditambahkan pada eretan pun berhasil mengurangi kekocakan sebesar 0.03 mm. Proses pengasahan menggunakan alat bantu cekam pada mesin ini juga menghasilkan mata potong yang memiliki kriteria yang bagus yaitu tajam, rata, dan sebidang

Published

2024-01-18