MEKANISME PENGGULUNG KAIN PADA MESIN PEWARNA ALAMI

Authors

  • Dominico Abimanyu
  • Bonifasius Handika Dwi Samudra
  • Fathoni Dwi Arianto
  • Timoteus Wimbarga Sadana
  • Yuli Kristanto

Keywords:

mesin pewarna kain, pewarna alami, roller, pencelupan

Abstract

Proses pewarnaan kain dapat dilakukan dengan menggunakan pewarna alami dan kimia. Terdapat dua metode pewarnaan kain dengan pewarna alami yaitu pewarnaan kering (non indigo) dan pewarnaan basah (indigo). Pada proses pewarnaan kain baik kering maupun basah, diperlukan mesin pencelupan yang mampu melakukan pewarnaan kain secara merata. Pewarna alami memiliki karakteristik yang berbeda dengan pewarna kimia, seperti daya serap, kestabilan warna dan warna yang tidak mudah merata. Kehadiran metode pencelupan / jigger yang digerakkan oleh roller pada mesin pewarna kain bertujuan untuk mengatasi proses pewarnaan alami pada kain dengan hasil yang merata. Penggunaan roller ditujukan agar kain dapat terbentang sehingga tidak ada lipatan pada saat proses pewarnaan kain yang mengakibatkan pewarnaan kain tidak merata. Roller harus memiliki sistem mekanisme untuk pengaturan sumbu roller agar kain dapat terbentang. Pewarnaan kain dengan mesin yang menggunakan sistem penggulungan dapat meningkatkan kapasitas dalam produksi pewarnaan kain dan juga efisiensi waktu dalam pewarnaan kain apabila dibandingkan dengan metode pewarnaan kain secara manual.

Published

2020-09-23