ANALISIS RANCANGAN ALAT PENCETAK ELEKTRODA GRAFIT EDM DENGAN TENAGA HIDROLIK

Authors

  • Chandra Mukti Bhagaskara
  • Kevin Jorghi Permana
  • Muh. Habib Cahyo Wisanggeni
  • Febriyanto Botutihe
  • Ig. Henry Ismadi

Keywords:

Cold Compaction, elektroda, EDM, grafit, Graphite Sintering

Abstract

EDM atau Electrical Discharge Machine merupakan alat perkakas yang digunakan pada dunia industri. EDM dapat digunakan untuk pengerjaan-pengerjan profil rumit pada benda kerja yang tidak dapat dijangkau oleh alat perkakas lain. Prinsip pengerjaan pada EDM adalah memanfaatkan bunga api listrik untuk memotong atau mengikis benda kerja akibat adanya beda potensial yang terjadi diantara dua elektroda. Alat potong yang digunakan pada EDM disebut elektroda. Salah satu bahan yang digunakan sebagai elektroda untuk proses erosi adalah grafit. Elektroda grafit dapat dibuat menggunakan metode graphite sintering, dengan mengubah serbuk grafit menjadi bentuk padatan melalui proses kompaksi dan sintering. Proses pembuatan serbuk grafit dapat memanfaatkan sisa serbuk grafit hasil dari proses pemesinan ataupun dengan sisa elektroda grafit yang sudah tidak terpakai yang akan dihancurkan melalui mesin crusher. Serbuk grafit selanjutnya melalui proses kompaksi dengan menggunakan mesin hydraulic press dengan tonase mesin 19,6 ton pada cetakan berukuran diameter 35 mm x 55 mm menghasilkan tekanan kerja 199,64 N/mm2. Jenis material yang digunakan sebagai bahan pembuatan cetakan dan punch adalah baja AISI 4340. Berdasarkan analisis perhitungan serta hasil simulasi pada cetakan ditemukan hasil tekanan maksimal yang mampu diberikan adalah 255,84 N/mm2 serta tegangan sirkumferensial yang terjadi adalah 294,161 N/mm2. Sedangkan pada punch dan base ditemukan nilai compressive strength yang dialami adalah 199,644 N/mm2.

Published

2020-09-23