RANCANGAN HUBUNGAN PENGGERAK RAK DAN PENGGERAK PINTU PADA INTEGRATED STORAGE SYSTEM

Authors

  • Ignasius Joshua Tony Wibowo
  • Anggy Yuandari

Keywords:

motor, PLCHMI, storage, sensor

Abstract

Integrated Storage System merupakan mesin penyimpanan berukuran panjang 2,64 meter, lebar 2,24 meter, dan tinggi 3,3 meter. Integrated Storage System dapat meringkas penyimpanan pada Gudang C PT ATMI divisi Machine Develo pment Center yang sistem penyimpanannya masih menggunakan banyak lemari. Sistem penyimpanan yang digunakan Gudang C PT ATMI divisi Machine Development Center dapat menyebabkan penyimpanan yang tidak rapi, tidak teliti, dan masih dilakukan secara manual. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengubah sistem penyimpanan tersebut yang tidak rapi, tidak teliti, dan masih dilakukan secara manual menjadi sistem penyimpanan yang rapi, teliti, serta dapat berjalan secara semi - otomatis menggunakan Integrated Storage System. Integrated Storage System mulai bekerja ketika operator memasukkan nomor rak tujuan ke HMI, lalu tombol konfirmasi gerakan ditekan. PLC akan memberikan sinyal agar rak akan berputar naik atau turkkun ke rak tujuan. Pintu akan dapat aktif ketika nilai rak tujuan sudah sama dengan nilai rak pada posisi riil. Gerakan rak dan gerakan pintu pada Integrated Storage System tidak konflik satu sama lain, dan dapat bekerja secara semi - otomatis denganmaksimal beban per rak 100 kg. Integrated Storage System dapat meringkas dan meminimalisir kesalahan penyimpanan Gudang C PT ATMI divisi MDC. Kata kunci : Integrated Storage System merupakan mesin penyimpanan berukuran panjang 2,64 meter, lebar 2,24 meter, dan tinggi 3,3 meter. Integrated Storage System dapat meringkas penyimpanan pada Gudang C PT ATMI divisi Machine Development Center yang sistem penyimpanannya masih menggunakan banyak lemari. Sistem penyimpanan yang digunakan Gudang C PT ATMI divisi Machine Development Center dapat menyebabkan penyimpanan yang tidak rapi, tidak teliti, dan masih dilakukan secara manual. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengubah sistem penyimpanan tersebut yang tidak rapi, tidak teliti, dan masih dilakukan secara manual menjadi sistem penyimpanan yang rapi, teliti, serta dapat berjalan secara semi - otomatis menggunakan Integrated Storage System. Integrated Storage System mulai bekerja ketika operator memasukkan nomor rak tujuan ke HMI, lalu tombol konfirmasi gerakan ditekan. PLC akan memberikan sinyal agar rak akan berputar naik atau turkkun ke rak tujuan. Pintu akan dapat aktif ketika nilai rak tujuan sudah sama dengan nilai rak pada posisi riil. Gerakan rak dan gerakan pintu pada Integrated Storage System tidak konflik satu sama lain, dan dapat bekerja secara semi - otomatis dengan maksimal beban per rak 100 kg. Integrated Storage System dapat meringkas dan meminimalisir kesalahan penyimpanan Gudang C PT ATMI divisi MDC.  

Published

2020-09-25