PEMILIHAN METODE CRUSHER PADA PERANCANGAN MESIN PEMBUAT GULA SEMUT

Authors

  • Reza Hermawan
  • Ega Tesalonika
  • Renaldy Irvan Rahadian
  • Laurentius Erlo Prasetyo

Keywords:

crusher, gula semut, kapasitas produksi

Abstract

Gula semut adalah salah satu produk yang ada di industri makanan Indonesia. Gula semut sendiri berasal dari nira kelapa yang diolah menjadi gula kelapa dan melalui proses produksi hingga menghasilkan gula semut. Di Indonesia, gula semut adalah salah satu produk industri makanan yang sudah banyak diekspor ke berbagai negara. Dalam berbagai catatan industri, gula semut memiliki nilai ekspor yang cukup tinggi. Karena permintaan produksi yang meningkat, gula semut mengalami kendala dalam memenuhi kapasitas produksi. Hal ini disebabkan karena peralatan yang masih sederhana sehingga menyebabkan produksi gula semut yang lamban. Pemilihan metode crusher dalam perancangan ini dilakukan dengan metode morfologi desain. Mekanisme yang dipilih adalah crusher hammer mill,crusher disk mill,dan blade crusher. Crusher hammer mil
memiliki kelebihan yaitu mampu menyesuaikan hasil gilingan yang diinginkan, sedangkan kekurangannya adalah hasil gilingan tidak dapat seukuran/merata. Crusher disk mill memiliki kelebihan penggilingan proses hingga produk menjadi halus,sedangkan kekurangannya adalah mesin harus selalu dibersihkan agar tidak macet dalam penggunaan selanjutnya. Blade crusher memiliki kelebihan struktur mesin yang sederhana sehingga mudah untuk perawatan, rasio hancur yang baik. Sedangkan kekurangannya adalah pada saat beroperasi, mesin mengeluarkan bunyi yang menyebabkan kebisingan. Setelah melalui penilaian karateristik teknis dan requirement
list dan didapatkan pemenang yaitu mekanisme crusher hammer mill sebagai mekanisme utama.

Published

2020-09-28